online-business-story.com, Sebuah salon disebuah kota, sudah mempunyai pelanggan yang cukup ramai. Yang membuat salon itu ramai karena disana ada seorang karyawan yang kerjanya sangat bagus, sebut saja si Mona. Hampir semua orang yang berlangganan di salon itu ingin dilayani oleh si Mona.
Suatu hari, Mona menghadap kepada pemilik salon, sebut saja Meli. Mona mengutarakan niatnya untuk mengundurkan diri. Lalu sang pemilik salon menanyakan kenapa dia ingin keluar. Dengan sedikit gugup Mona mengatakan karena ingin bekerja ditempat lain. Sekali lagi Meli menanyakan apakah benar karena alasan itu dia ingin keluar.
Kalau karena ingin bekerja ditempat lain, Meli tidak mengizinkan. Tapi kalau seandainya Mona keluar karena ingin membuka usahanya sendiri, Meli akan mengizinkannya. Dan karena pernyataan ini, Mona memberanikan diri mengutarakan maksud yang sebenarnya bahwa dia memang ingin membuka usaha salonnya sendiri.
Akhirnya Mona dizinkan keluar dan kemudian membuka salonnya sendiri. Banyak pelanggan yang akhirnya beralih ke salonnya Mona. Lalu, apa yang terjadi dengan salon miliknya Meli ? Ternyata bukannya makin sepi, tapi malah makin ramai. Sepeninggalan Mona, ternyata banyak berdatangan pelanggan-pelanggan baru. Selain itu, sebagian pelanggan salonnya Mona, ada juga yang tetap berkunjung ke salonnya Meli. Ini artinya salon si Mona bisa terus berjalan, dan salon si Meli juga tetap bisa berjalan, bahkan dengan jumlah pelanggan yang makin bertambah.
Apa yang bisa kita ambil dari cerita diatas ? Apa maksud dari Ciptakan Musuh-Musuhmu ? Mungkin lebih tepatnya adalah ciptakanlah pesaing-pesaingmu dengan membagikan ilmu tentang apa yang kita ketahui seluas luasnya dan ikhlaskanlah.
Ada satu pertanyaan yang ditujukan kepada seorang pengusaha kuliner yang sukses yang patut direnungkan : “Anda kok membeberkan resep ayam bakar Anda ke masyarakat luas ? Tidak takutkah Anda nanti ada yang mencontek dan bisa menjadi pesaing Anda ? Lalu, apa jawaban si pengusaha kuliner terserbut ? Biarkanlah semua orang tahu. Makin banyak menebar manfaat tentunya manfaat yang lebih besar akan berbalik ke saya. Biarlah mereka mencontek dan akhirnya menjadi pesaing, ini artinya saya akan “dipaksa” untuk mencari formula baru dalam resep ayam bakar saya. Artinya justru karena pesainglah bisnis saya akan semakin berkembang.
Seorang pebisnis seharusnya mempunyai tujuan tidak hanya membuat dirinya saja yang sukses, tapi harus bisa menciptakan orang-orang sukses lainnya. Karena sesungguhnya setiap kali kita menyebarkan ilmu yang kita punya, berarti secara tidak sadar meningkatkan derajat pemahaman kita terhadap ilmu yang kita sebarkan. Setuju tidak ?
Tidak hanya itu, perbuatan Anda menyebarkan ilmu tentunya akan dihitung sebagai amal baik dan pasti dilihat oleh Sang Maha Kuasa. Kita tidak akan pernah tahu kejutan apa yang akan Tuhan berikan atas perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan.
Jadi, ciptakanlah musuh-musuhmu (pesaing) dan rangkullah mereka sehingga mereka berubah menjadi teman-temanmu yang akan berdiri dibelakang untuk terus mendukungmu dan Tuhan pun akan bekerja dengan caranya. Yakinkah Anda terhadap ini ?
Salam Kreatif,
NB : Cerita tentang salon diatas adalah kisah nyata yang diceritakan oleh mentor bisnis saya yang saya ceritakan kembali dengan bahasa saya sendiri.
Tidak Ada Artikel Terkait.






nah loh, pertamax ga nih?
banyak memberi, tentunya kita akan banyak juga menerima .
Tuhan tidak tidur . Hehehe
Thanks
Imamz
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 13th, 2010 at 05:49
selamat dapat pertamax mas…
[Reply]
arief maulana | motivasi, bisnis, manajemen diri Reply:
March 14th, 2010 at 07:51
sayangnya tidak semua berani seperti itu mas. menciptakan pesaing sama dengan memposisikan diri kita dalam kondisi keterdesakan. Dan dari sana ide2 gila ala power of kepepet bisa keluar.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 14th, 2010 at 15:45
yang ga berani jangan diikuti mas
[Reply]
Khalid Abdullah Reply:
March 13th, 2010 at 13:29
itulah kenapa blog yang do follow, pasti sedikit demi sedikit beranjak rame tarfficnya mam… memberi tidak pernah berkurang !
[Reply]
Siapa menebar kebajikan di dunia ini, dia akan memanennya 2 kali. Didunia dan akhirat.
Memang seyogyanya pesaing bisnis kita bukan jadi musuh untuk kita tapi jadikan motivasi untuk diri kita agar berbuat lebih dari yang ada sekarang
Trims
Syaifuddin Hamdani
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 13th, 2010 at 05:52
setuju mas syaifuddin….
[Reply]
maka jadikanlah aq musuhmu mas okta. jika mas okta sukses biar aq ketularan juga.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 13th, 2010 at 07:44
hehe…. saling menularkan kesuksesan ya mas
[Reply]
jadi kita ‘musuhan’ neh
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 13th, 2010 at 05:54
musuh yang sudah saya anggap teman…
[Reply]
Ternyata nyari musuh itu ada gunanya juga , walaupun musuh dalam arti lain
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 13th, 2010 at 05:56
terima kasih sudah berkunjung ya
[Reply]
Saya hanya bisa berkomentar gini mas Octa,,,,, memberi tidaklah pernah mengurangi. Sumpah itu aja yang mau saya komentarkan ! karena dengan memberi, khususnya akhir2 ini, dengan membagikan ilmu saya tentang kehidupan yang saya rasakan dan saya tahu.. saya banyak merasakan timbal balik dalam kehidupan offline saya mas.
[Reply]
mantap nih. tidak semuaorang bisa bersikap seperti meli yang bersedia memprovokasi orang lain dan turut mendukung menciptakan lahan baru yang notabene berpeluang menjadi pesaingnya..
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 14th, 2010 at 04:44
memang kalau sudah bisa seperti itu, menjalankan bisnisnya pun seneng-seneng saja ya mas…. seperti tidak ada beban
[Reply]
salam kenal
jadi ingat hukum tarik menarik, ketika kita sering memberikan hal yang positif, maka kita juga akan mendapatkannya kembali
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 14th, 2010 at 04:45
perasaan udah dua kali salam kenal mas…
hukum tarik menarik yang mana nih mas…. Kalau difisika positif kan menarik negatif…. hehe
[Reply]
sama halnya kalo di kelas, kalo pesaingnya gampang-gampang kita harus ajarin mereka biar makin seru bertanding merebutkan ranking satu
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 14th, 2010 at 04:48
wah… de’Arief termasuk anak pintar di kelas ya…
[Reply]
Arief Rizky Ramadhan Reply:
March 15th, 2010 at 07:19
siapa bilang ? nilai saya pas-pasan koq wkwkwkwkwk
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 15th, 2010 at 08:39
nah ketawan… makanya jangan kebanyakan blogging dik…
[Reply]
Rajin ke salon, mas?
Anyway, picture-nya kok sama dengan artikel saya beberapa hari lalu.
Hehehe…
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 14th, 2010 at 15:48
dulu rajin mas…. tapi sekarang setelah dapat istri dah ga pernah… hehe (ga deh bercanda, ini cerita nyata dari mentor bisnis saya mas)
eh iya ya sama…. gapapa deh… biar ketularan jadi celeblogger…
[Reply]
kalau main game, biasanya setelah diciptakan lalu musuh2nya ditumpas habis mas…
jadi gak boleh gitu ya….
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 16th, 2010 at 08:17
hehe… biasa main counter strike ya mas…
[Reply]
mau tanya nih pak. apakah perusahan besar seperti google, apple, mc donald, juga membeberkan rahasia besar mereka? saya rasa tidak. hehe.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
March 17th, 2010 at 08:00
waduh saya ga tahu mas…. coba deh tanya langsung ? emang apa sih rahasia besarnya….
konsep “ciptakan musuh-musuhmu” memang khusus untuk orang-orang yang yakin bahwa karena berbagilah bisnisnya bisa besar dan yakin bahwa rejeki ada ditangan Tuhan. Jadi, memang masin-masing orang/perusahaan punya cara-caranya sendiri dalam menjalankan bisnisnya…
[Reply]