online-business-story.com - Ada sebuah warung baso, hampir 3 bulan lebih sejak pertama kali “mengudara”, warung tersebut tak kunjung ramai pengunjung. Kalau dari segi rasa mungkin lumayanlah. Tapi, ya itu tadi kenapa pengunjungnya sedikit. Bahkan sekali waktu tak satu pun pengunjung yang mampir kesana.
Sebenarnya apa yang salah ?
Seperti halnya sebagian dari Anda yang sudah cukup lama bergelut di bidang penjualan produk digital di internet. Apakah anda merasa kesal karena penjualannya tak kunjung meningkat ? Jangankan ada yang membeli, melirik pun tidak.
Sebelum menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi, ada baiknya Anda perhatikan beberapa poin dibawah ini. Mungkin saja ada yang salah dengan pesan marketing Anda.
Berikut ini 3 alasan dari 5, mengapa konsumen tidak membeli produk Anda. Semuanya saya copas langsung dari sumbernya, dengan sedikit saya tambahkan dengan bahasa saya sendiri.
1. Konsumen tidak menyadari adanya produk Anda
Konsumen zaman sekarang makin kritis. Mereka selalu mencari informasi sebelum membeli sesuatu. Sialnya, ketika konsumen tidak menyadari bahwa produk Anda ada, maka mereka tidak akan membelinya. Ibaratnya, tak kenal maka tak sayang. Jadi perkenalkan produk Anda kepada masyarakat. Pastikan pesan Anda sampai pada calon konsumen. Namun, jika Anda sudah melakukan kegiatan marketing tapi konsumen tidak ngeh juga bahwa produk Anda ada, berarti ada kesalahan pada penyampaian pesan. Pastikan Anda membidik segmen pasar dengan tepat dan dengan cara yang pas.
Tambahan saya :
Dalam bisnis internet Anda bisa memperkenalkan produk Anda dengan cara beriklan. Banyak cara beriklan di internet. Anda bisa menggunakan PPC, pemasangan banner, beriklan di situs iklan baris, menggunakan email marketing. Intinya adalah buka pasar seluas-luasnya dan tertarget. Sehingga konsumen menyadari keberadaan produk Anda.
2. Konsumen tidak memahami manfaat produk Anda
Jika konsumen tak tahu manfaat produk Anda, mereka pasti bakal enggan membelinya. Contohnya konsumen tidak akan membeli sendal kaya dengan tonjolan-tonjolan aneh dialasnya. Tetapi, ketika konsumen tahu bahwa itu sandal refleksi yang berguna untuk melancarkan peredaran darah, mereka tak ragu membelinya. Setidaknya, susun daftar tiga manfaat utama produk dalam pesan marketing yang Anda buat.
Tambahan saya :
Contoh, ketika anda menawarkan CafeBisnis. Anda bisa memberikan informasi bahwa CafeBisnis memberikan panduan lengkap bagaimana membuat website menggunakan WordPress. Jadi calon konsumen tahu untuk apa dia membeli produk tersebut dan tentunya calon konsumen akan mudah memutuskan apakah dia membutuhkan panduan itu atau tidak.
Itulah 2 alasan dari 5, mengapa konsumen tidak membeli produk Anda. Sisanya saya akan membahasnya di postingan saya selanjutnya.
Sumber : Majalah DUIT ! Edisi No.5 / V / MEI 2010
Salam Kreatif,
Artikel Terkait :
- Tips Menulis Review Produk Afiliasi
- Anda Tidak Sendiri, Kawan
- Pengguna Internet Seperti Apakah Anda
- Memulai Bisnis Tidak Harus Punya Produk
- 5 Alasan Konsumen Tidak Membeli Produk Anda (II)








Berarti dalam bisnis online berkaitan erat dengan salesletter dan artikel marketing. Mas Octa mungkin ada gak rekomendasi belajar email marketing?
[Reply]
Agung Prasetyo Reply:
June 14th, 2010 at 21:27
Maaf mas, artikel marketing maksudnya.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 14th, 2010 at 21:59
belum berani merekomendasikan mas. belum pernah beli produk semacam itu. selama ini cuma ATM dari blog dan landing page para senior
[Reply]
sekalian dibahas bagaimana blog bisa berperan pada salah satu atau beberapa alasan tersebut mas
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 14th, 2010 at 22:02
belum berani lebih jauh dari ini mas. pengalamannya masih kurang. Mungkin mas Heri bisa bantu ?
[Reply]
Ini lumayan tambahan referensi lagi nih Mas, apalagi kedua masalah tersebut pun sepertinya masih terabaikan selama ini
Makasih Mas
Ma’a Najah!
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 16th, 2010 at 13:29
keasikan ngeblog, tapi hal sederhana diatas malah terlupakan ya kang…. Ini yang kemarin-kemarin terjadi pada saya kang… Keasikan nulis, eh lupa mengoptimalkan promosi..
[Reply]
ada juga yang sudah tau, sudah paham, tapi ga mau beli, pinginnya gratisannnn… hehehehe
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 16th, 2010 at 13:30
hehe… termasuk saya juga suka gratisan bu… hehe. Tapi kalau ada panduan yang layak dibeli, insyaAllah saya beli….
[Reply]
Mas, tolong kode bannernya diganti dengan yang baru yach.. [kode yang baru telah saya kirim lewat email anda]
terima kasih atas kerjasamanya
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 24th, 2010 at 09:34
ok…. nanti aku ganti mas. maaf, lagi sibuk offline nih…
[Reply]
Mengkomunikasikan produk kita…benefit dan solusi yang bisa didapatkan atas kebutuhan calon customer bisa menjadikan daya tarik customer untuk membeli, tapi kadang memang tidak selalu dapat on the spot penjualan, tetapi kadang diperlukan follow up, sehingga manfaat subscribber begitu penting bagi Internet Marketer, atau data base calon customer bagi bisnis online maupun offline.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 24th, 2010 at 09:37
setuju.. list building memang penting banget
[Reply]
Sekarang fokus ke promosi nih keknya. . .
BW-nya jarang . .
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 24th, 2010 at 09:38
ga juga mas… ada kegiatan kantor yang cukup menyita waktu minggu2 ini… (alasan
)
[Reply]
hemmmmmmmmmmmmmm patut direnungkan ! membuat saya ingin segera lanjut ke artikel sambungannya mas….,
oia, penargetan segmen pasar, saya rasa penting banget tuch, mengingat tidak semua tipe konsumen bisa ditargetkan menjadi calon pembeli.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 24th, 2010 at 09:39
bener mas…
artikel selanjutnya nanti ya….
[Reply]
Berarti untuk artikel ini poin utamanya adalah “Promosi” dan “Product Knowledge” ya .. Seepp.. seeppp.. ditunggu 3 alasan berikutnya
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 24th, 2010 at 09:40
insyaAllah mba…
[Reply]
meskipun konsumen tahu produk dan manfaat produk tapi belum beli juga….,bisa kasih insentif produk yang menunjang produk UTama
[Reply]
online-business-story.com Reply:
June 24th, 2010 at 09:41
seperti produk tambahan ya mas… atau bisa juga berupa nilai tambah, berupa cashback misalnya ya
[Reply]
Thanks atas tipsnya.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
July 11th, 2010 at 10:04
urlnya salah tuh mas/mba…. biar saya ganti ya
[Reply]
udah banyak juga sih gan pertanyaan kaya gtu, dan udah bnyak juga penjelasannya, tapi terkadang bukan masalah teknis aja sih, tapi tergantung diri kita masing masing juga,,.
hehe
[Reply]
online-business-story.com Reply:
July 14th, 2010 at 16:05
tergantung diri kita masing-masing…. dibagian apanya mas/mba ?
terima kasih sudah berkunjung ya
[Reply]
udah banyak juga sih pertanyaan kaya gtu, dan ada banyak juga jawaban yang muncul dari berbagai sumber,, tapi memang semuanya balik ke pribadi masingmasing, unutk ngegiatin bisnis yang udah dijalaninnya.
[Reply]
…karena mereka tidak tahu bagaimana cara mengubah pengunjung menjadi pembeli !
[Reply]
online-business-story.com Reply:
July 29th, 2010 at 08:21
nah, bagaimana tuh caranya mas ??
[Reply]