Ikuti Kuis Berhadiah. DAFTAR GRATIS !
Powered by MaxBlogPress  

the power of kepepet

Keyword 2

Skip to content


The Power of Kepepet

the-power-of-kepepetonline-business-story.com, Seandainya anda berada diatap sebuah gedung tinggi. Di sebelahnya ada sebuah gedung lagi. Jarak antara kedua gedung itu sekitar 10 meter. Ketinggiannya lebih dari 100 meter dari permukaan tanah.  Jalan satu-satunya untuk menuju gedung di sebelahnya hanyalah sebatang bambu yang melintang diantaranya.

Yang jadi pertanyaan adalah, dalam kondisi normal, beranikah anda untuk menyeberang ke gedung sebelah.  Mungkin berepa orang  berani melakukannya. Tapi untuk apa ? Nyeberang tinggal nyeberang, tapi kalau tidak ada tujuan yang jelas, kok rasanya hanya membuang-buang waktu saja. Menantang maut pula.

Tapi seandainya di gedung sebelah ada uang Rp 1 Milyar, maupakah anda menyeberanginya ?

Untuk sebagian orang yang mempunyai keberanian menantang maut, mungkin akan berani untuk melakukannya. Tapi tentunya tidak serta merta menyeberang begitu saja, kemungkinan melalui konflik dalam diri untuk berani memulainya.

Untuk orang-orang yang penakut, sebesar apapun uang yang ada di gedung sebelah, mereka tidak akan berani untuk melaluinya.

Sekarang seandainya dibelakang anda ada seekor harimau yang sedang kelaparan mengejar anda,  beranikah anda melewati  sebatang bambu  tersebut ? Mungkin anda tetap tidak berani untuk melakukannya. Tapi saya yakin mau tidak mau, atau berani tidak berani, kemungkinan besar anda pasti akan melewatinya. Benar begitu bukan ?

Apa artinya ini ?

Saya simpulkan bahwa, ternyata kondisi kepepet lebih efektif untuk membuat orang segera melakukan ACTION dari pada hanya sekedar iming-iming kekayaan berupa uang, mobil mewah, rumah mewah atau bisa jalan-jalan keluar negeri.

Seperti halnya dalam bisnis, termasuk bisnis online, buka saja dulu. Jangan terlalu banyak dipikir. Seperti yang sudah saya tuliskan di artikel saya sebelumnya.  Kalau sudah dibuka, kemudian kita terjebak dalam kondisi kepepet, mau tidak mau, atau bisa tidak bisa, kita harus tetap mencari jalan agar bisnis kita tetap berjalan.

Seperti  yang baru-baru saja terjadi terhadap diri saya dan teman saya. Kebetulan kami ada kerja sama bisnis kuliner bareng. Kondisinya pada saat itu kami sedang mencari dua orang karyawan. Tapi baru dapat satu orang. Menurut kami dalam kondisi seperti itu bisnisnya belum layak untuk dibuka. Sementara bahan baku sudah dibeli. Karena takut basi, akhirnya dengan sedikit “terpaksa” dan “The Power of Kepepet” akhirnya bisnis kami buka juga.

Pada saat buka itu, tidak sedikitpun kami berfikir terhadap keuntungan yang akan kami dapat. Yang membuat kami ACTION adalah karena takut kehilangan bahan baku yang sudah dibeli karena basi.

Dan ternyata terbukti, dengan segera ACTION, akan menimbulkan action-action selanjutnya. Dan juga menimbulkan keadaan-keadaan kepetet lainnya. Dan akhirnya membuka pintu potensi  “The Power of Kepepet” yang akan membuat anda terus menggali segala kemampuan yang anda punya untuk bisa terus “berjuang”.

Jadi, apabila ingin sukses, ciptakanlah kondisi kekepet bagi diri anda. Untuk lebih jelasnya anda bisa membaca buku “The Power of Kepepet”, karangan Jaya Setiabudi.

Ok.. saya doakan anda sukses dan selalu dalam keadaan kepepet… :)

Salam Kreatif,
signature

Posted in Motivasi.

Tagged with .

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai Photobucket

15 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. sumartono says

    Waduh ..suatu kehormatan dapat pertamax…..

  2. sumartono says

    Karena faktor kepepet, energi dan kemampuan yang harusnya keluar 100% maka bisa berlipat menjadi dua kali lipatnya bahkan bisa lebih. Bukan begitu mas?

  3. arief maulana says

    Saya pernah mempelajari tentang psikologi emosi manusia. Memang benar power of kepepet itu bagus, sayangnya tidak semua orang bisa memanfaatkannya. Bagi sebagian orang, kepepet justru bikin stress dan malah tidak bisa berpikir sama sekali alias mandeg bin buntu.

    Untuk yang tipikal ini, ada baiknya membuat perencanaan2 yang baik dan melaksanakannya sesuai schedule. Plan ini sebaiknya juga sudah mencakup waktu molor-molornya.

    Salam

  4. Amang Lolu says

    Saya juga sering alami, kalau bekerja dengan deadline yang longgar bawaannya santai. Sebaliknya kalo deadline-nya ketat, wuih kayak ada energi ekstra saja untuk action. Power of Kepepet memang luar biasa.

  5. Khalid Abdullah says

    Terus akhirnya dapet untung banyak gak mas dari bisnis kulinernya ? dengan power of kefefet itu ?

    • online-business-story.com says

      untung itu sambil jalan mas. Yang pasti kalau sudah jalan bisnisnya baru akan tahu untung atau ruginya. Kalo belum jalan bisnisnya kan cuma perkiraan doang, tidak akan pernah tahu akan untung atau rugi. Betul tidak mas khalid ?

      • Khalid Abdullah says

        hemmmmm….. oke okeyh….. bisa diterima… ciyeh…sok guru banget…

        ntar kalo udah ada hasilnya, report-report ke saya ya mas… biar tau kabar bisnis teman saja…

        semoga untung ya mas…! amiiiin

  6. phonank says

    Wah…

    The Power Of kepepet…
    menggiurkan banget kalau melihat hasil yg bisa didapat,hehe

    • online-business-story.com says

      the power of kepepet itu hanya kekuatan tak terduga yang membuat kita bisa ACTION. Kalau hasilnya, itu lain urusannya, karena ada kekuatan lain yang ikut andil mas…



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.