OBS Corner. Tempatnya Produk-Produk Digtal Berkualitas dan Terpercaya
Powered by MaxBlogPress  

affiliate program

mlm

Cari Artikel Banner Sponsor Rahasia sukses bisnis ebay dengan dropshipping rekomendasi IM Indonesia pasangiklan468x60

Affiliate Program vs Multi Level Marketing

Affiliate Program

online-business-story.com, Masih banyak orang yang menganggap bahwa affiliate program/program afiliasi itu adalah sama seperti Multi Level Marketing (MLM). Bahkan ada juga yang sudah menggeluti bisnis afiliasi tapi masih juga salah persepsi tentang ini.

Kebetulan saya adalah mantan pebisnis MLM, sedikit banyak saya tahu bisnis seperti apa MLM itu.

Dengan cerita saya berikut tentang pengalaman saya di bisnis Multi Level Marketing dan keikutsertaan saya dibeberapa Affiliate Program/Program Afiliasi, mudah-mudahan rekan-rekan tidak salah persepsi lagi tentang kedua model bisnis ini.

Orang pertama yang pertama kali mengajak saya masuk bisnis MLM adalah adik saya. Ketika bergabung menjadi anggota bisnis MLM tersebut, saya langsung menjadi downline adik saya, dan dia otomatis menjadi upline saya.

Secara umum, semua anggota MLM tetap harus melakukan penjualan seperti layaknya bisnis biasa. Ada poin yang mesti di capai. Beberapa MLM menggunakan istilah tutup poin. Tutup poin disini maksudnya adalah batas minimum yang harus dipenuhi setiap anggota apabila ingin mendapatkan bonus tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Apa yang dilakukan upline dan dowline ? Yang dilakukan adik saya sebagai upline, selain melakukan belanja produk untuk memenuhi poin tertentu, juga melakukan delegasi dan duplikasi terhadap dowline-dowlinenya. Tujuannya adalah agar downline-downlinenya bisa bekerja seperti uplinenya dengan melakukan delegasi dan duplikasi ke downline-downlinenya pula , sehingga menjadi satu tim yang kuat dan menghasilkan poin yang besar.

Terlihat secara kasat mata upline yang paling atas yang lebih beruntung. Yang bawah susah payah cari poin, yang atas tinggal ongkang-ongkang kaki. Tapi dari yang saya alami tidak seperti itu, sebagai upline juga harus giat bekerja untuk terus melakukan delegasi dan duplikasi agar jaringan-jaringan dibawahnya tetap kuat. Kadang harus kesana-kemari mendatangi downline satu per satu untuk memberi penjelasan dan motivasi. Atau mungkin mengadakan gathering untuk satu jaringan dibawahnya dan melakukan presentasi. Intinya, jadi upline ataupun downline tetap harus bekerja keras.

Kalau Affiliate Program/Program afiliasi seperti apa ya ?

Kalau program afiliasi itu hanya seperti keagenan saja, atau istilah rakyatnya, makelar. Contohnya, semisal agen produk tas. Untuk menjadi agen tas tersebut ada persyaratan khusus yang mesti dilakukan. Misalnya dengan membeli 10 buah tas tersebut barulah kita bisa menjadi agen penjualannya.

Sama halnya seperti program afiliasi. Untuk menjadi affiliate atau agen penjualan, ada persyaratan khusus yang harus dilakukan. Misalnya dengan membeli ebooknya terlebih dulu. Dengan membeli ebooknya berarti dia mempunyai hak jual atas produk ebook yang dia beli.

Ada pula program afiliasi gratis. Maksudnya kita tidak harus membeli produknya untuk bisa ikut program afiliasinya. Hanya mendaftarkan data nama dan alamat e-mail, kita bisa langsung menjadi agen penjualannya. Namun biasanya tetap saja ada perbedaan antara yang bayar dan gratisan yaitu dari komisi yang didapatkan. Misalnya untuk yang gratis dapat komisi 10% dari penjualan, untuk yang bayar dapat komisi 50% dari penjualan.

Tidak ada istilah upline atau downline dalam program afiliasi. Yang ada hanya orang yang memiliki produk, agen penjualan dan pembeli.

Saya ambil contoh untuk keanggotaan Asian Brain. Misalnya si sudah menjadi member Asian Brain dengan selalu melakukan pembayaran setiap bulannya. Kemudian si B bergabung melalui link keagenan si A, berarti si A berhak mendapatkan komisi sebesar 100 ribu dari Asian Brain atas bergabungnya si B menjadi member. Lalu si C bergabung melalui link keagenan si B dan si B berhak atas komisi sebesar 100 ribu. Dengan bergabungnya si C, bagaimana dengan si A ? Si A tidak mendapatkan apa-apa, karena yang berhasil menjual adalah si B dan tidak ada sistem berjenjang. Inilah bedanya dengan MLM. Program Afiliasi itu seperti jual beli biasa.

Untuk lebih jelasnya saya berikan perbadingan antara MLM dan Program Afiliasi dalam bentuk tabel berikut ini :

MLM

Affiliate Program

  1. Ada upline dan downline.
  2. Pembelanjaan downline akan menjadi poin untuk uplinenya.
  3. Besarnya komisi/bonus yang didapat bergantung dari usaha orang lain juga.
  4. Bekerja tim.
  1. Hanya ada pemilik produk, agen penjualan/affiliate dan pembeli.
  2. Hasil Penjualan selanjutnya dari pembeli yang membeli dari link keagenan kita, hanya untuk dia sendiri. Tidak ada poin/komisi berjenjang.
  3. Besarnya komisi/bonus yang didapat bergantung pada usahanya sendiri.
  4. Bekerja secara individu.

Tidak ada yang salah terhadap bisnis MLM. Mungkin yang menjadikan nama MLM jelek adalah karena adanya oknum-oknum yang mengunakan sistem ini untuk disalahgunakan. Seperti adanya money game atau arisan berantai.

Dari pengalaman saya pribadi, tidak ada salahnya ikut bisnis MLM. Paling tidak kita bisa mengikuti program-program pengembangan diri dan kepribadiannya dengan biaya yang murah atau bahkan gratis. Biasanya bisnis MLM yang sudah besar, sering kali mengadakan seminar-seminar dengan mengundang motivator-motivator handal seperti, Tung Desem Waringin, James Kwee dan masih banyak yang lainnya. Semua itu bisa kita ikuti dengan biaya yang relatif murah. Sangat jauh apabila dibandingkan dengan biaya seminar-seminar diluar.

Nah, sudah jelas kan perbedaannya. Kalau belum jelas juga, coba saja ikuti keduanya. Pasti tahu deh perbedaannya.

Artikel Terkait :

  1. Belajar Affiliate Bersama Dini Shanti
  2. Mulai dengan Program Afiliasi Gratis Saja Dulu
  3. Program Afiliasi : Cara yang Paling Banyak Digunakan oleh Internet Marketer untuk Mencari Penghasilan Online
Banner Sponsor pasangiklan468x60 pasangiklan468x60

Comments

4 responses to “Affiliate Program vs Multi Level Marketing”

Leave your response
  1. Udin Hamd says:

    Pertama nich. Jujur mas, kita nasibe sama. Sy mantan Mlm yg lumayan besar di Indonesia. smua yg mas ceritakn dah sy alami. Kini downline sy di mlm dah jdi affiliate. Sy bru blajar.
    Trims Infonya.
    Sukses Selalu

    [Reply]

    online-business-story.com Reply:

    terima kasih sharingnya mas…

    [Reply]

  2. akuh says:

    sekedar berbagi info mas…. tentang mlm tapi ga pake modal
    silahkan mampir di blogku
    http://mlm-tanpa-modal.blogspot.com/

    [Reply]

    online-business-story.com Reply:

    terima kasih infonya mas….

    [Reply]